Menjelajahi Keindahan Empat Musim di Nami Island

Bagi pencinta drama korea lawas, serial Winter Sonata pasti sudah pernah ditonton. Tayangan ini sempat meledak di Indonesia pada 2002 dan 2003. Apiknya akting Bae Yong-joon dan Choi Ji-woo dalam serial tersebut turut mendongkrak popularitas Nami Island yang menjadi lokasi syuting drama tersebut. Banyak turis dari seluruh dunia pergi ke destinasi tersebut. Tujuan mereka adalah […]

nami island

Bagi pencinta drama korea lawas, serial Winter Sonata pasti sudah pernah ditonton. Tayangan ini sempat meledak di Indonesia pada 2002 dan 2003. Apiknya akting Bae Yong-joon dan Choi Ji-woo dalam serial tersebut turut mendongkrak popularitas Nami Island yang menjadi lokasi syuting drama tersebut. Banyak turis dari seluruh dunia pergi ke destinasi tersebut.

Tujuan mereka adalah untuk mencicipi atmosfer romantis manis sebagaimana yang mereka rasakan selama menonton Winter Sonata. Sebelum kesuksesan drama ini, Nami Island hanya populer di kalangan turis lokal. Dengan jarak yang relatif dekat dari Seoul, penduduk Korea Selatan menjadikan lokasi ini tujuan wisata favorit keluarga.

Mereka umumnya berjalan-jalan, piknik, berburu foto, hingga sekadar mencari udara segar. Mereka tidak perlu mengeluarkan ongkos besar untuk menginap dan transportasi. Berkunjung ke pulau ini beberapa jam saja sudah cukup untuk menghilangkan penat. Nah, apakah Anda tertarik berlibur ke sini dalam waktu dekat? Dapatkan informasi lengkapnya dengan membaca tuntas artikel ini!

Mengapa Nami Island begitu terkenal?

Pulau Nami sangat populer di seluruh dunia sebab menjadi lokasi syuting Winter Sonata. Seperti yang sudah disinggung di atas, kesuksesan serial tersebut begitu mendorong rasa keingintahuan pencinta drakor ini dan masyarakat secara umum. Mereka berbondong-bondong ingin merasakan sensasi berjalan di jalanan bersalju seperti yang diperagakan oleh Bae Yong-joon dan Choi Ji-woo.

Adegan ikonik itu menampilkan deretan pohon tinggi tertutup salju dalam balutan suasana sunyi dan romantis. Sejak saat itulah, Nami Island identik dengan suasana musim dingin dan gugur yang syahdu nan romantis. Selain itu, destinasi ini menawarkan alam yang indah. Berada di sini, Anda dapat melihat dua pohon ikonik, yakni:

  • Metasequoia: Pohon ini identik dengan ketinggiannya yang menjulang lurus dengan deretan sangat simetris. Jika tertutup salju, rantinya menawarkan atmosfer yang sangat dramatis.
  • Pohon Ginkgo: Mudah dikenali berkat daunnya yang berbentuk kipas yang menjadi kuning cerah sehingga sangat indah untuk difoto, khususnya saat musim gugur.

Durasi waktu dan cara mencapai Nami Island dari Seoul

Rata-rata Anda membutuhkan 1 hingga 1,5 jam untuk mencapai pulau ini dari Seoul. Durasi yang terbilang singkat ini disebabkan karena jarak yang relatif dekat, yakni sekitar 63 kilometer dari pusat ibukota. Tidak mengherankan jika destinasi ini masuk ke dalam itinerary turis baik dalam dan dari luar negeri sebagai pilihan one-day trip.

Terdapat beberapa pilihan moda transportasi untuk menjangkau Nami Island jika Anda sudah berada di Seoul. Pilihan ini tergantung apakah Anda berlibur secara mandiri atau melalui agen wisata. Masing-masing pilihan mempunyai keunikan tersendiri. Berikut pilihan transportasi yang bisa Anda pilih:

Kereta dan feri

Banyak pelancong, khususnya yang bepergian mandiri, memilih cara ini. Selain cepat, biayanya juga cukup terjangkau, mulai dari Rp 280 ribu hingga Rp 400 ribu untuk orang dewasa. Perkiraan waktu tempuh sendiri antara 1 dan 1,5 jam. Berikut rinciannya:

  1. Naik kereta biasa atau ITX-Cheongchun menuju stasiun Gapyeong.
  2. Dari stasiun tersebut, lanjutkan perjalanan memakai taksi atau bus lokal ke pelabuhan.
  3. Lanjutkan dengan menaiki feri sekitar 5 menit saja ke Nami Island.

Shuttle bus langsung

Jika tidak ingin repot berpindah-pindah alat transportasi, Anda bisa menggunakan shuttle bus wisata. Bus ini berangkat dari beberapa titik di Seoul, seperti Hongdae, Myeongdong dan Dongdaemun. Bus akan langsung ke dermaga di pulau Nami. Biaya sendiri tergantung paket yang Anda ambil. 

Ada juga yang menawarkan paket transportasi bolak-balik sekaligus tiket masuk ke pulau tersebut. Harga untuk paket ini mulai dari Rp 350 hingga Rp 440 ribu per orang. Jika menginginkan sekaligus tiket masuk, maka tarifnya sekitar Rp 500 ribu per turis. Perjalanannya juga relatif singkat, yakni 1,5 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Sewa mobil atau taksi

Memilih menyewa mobil atau taksi jauh lebih praktis untuk mencapai Nami Island. Akan tetapi, tarifnya relatif mahal, khususnya jika ke destinasi tersebut saat kondisi macet atau akhir pekan. Sebagai gambaran, kisaran tarif bisa menyentuh angka Rp 820 ribu hingga Rp 1,4 juta untuk sekali jalan. Jika bolak-balik maka bisa menembus Rp 1,6 hingga Rp 2,8 juta. Karenanya, pilihan ini cocok untuk sekeluarga atau dengan teman jadi biaya bisa ditanggung beberapa orang.

Zipline

Jika Anda ingin cara yang seru dan unik, cobalah Skyline Zipwire. Ini adalah cara tercepat untuk mencapai pulau Nami, yakni hanya 1-2 menit dari daratan Gapyeong ke dermaga Nami. Jika memilih cara ini, Anda akan meluncur dari menara setinggi 90 meter dengan kecepatan 35 mil per jam. Dari atas, Anda bisa melihat keindahan pulau dan sungai. Tiket zipline biasanya sudah termasuk tiket masuk dan feri untuk kembali. Kisarannya per orang Rp 640 hingga Rp 630 ribu.

Apakah 1 hari cukup untuk menikmati Nami Island?

Ya, sehari sudah cukup untuk mengeksplorasi pulau wisata ini dengan santai. Luas pulaunya adalah sekitar 46 hektar. Ukuran pulau yang relatif kecil ini memungkinkan Anda berlibur dengan maksimal cukup sehari saja. Berbentuk lonjong memanjang, pulau ini dikelilingi oleh sungai Bukhan hampir di semua sisinya. Tidak mengherankan ia sering disebut sebagai pulau sungai alami.

Sungai Bukhan sendiri merupakan bagian dari sistem aliran sungai Han, yang mengalir sepanjang sekitar 514 kilometer. Air sungai yang jernih dan tepian yang tenang menjadi spot yang layak Anda resapi selama di sini. Berikut rekomendasi itinerary yang bisa Anda praktekkan saat mempunyai waktu satu hari di Nami Island:

Pagi hari (08.00 hingga 11.00)

Mulailah petualangan Anda sejak pagi untuk pengalaman yang maksimal dan menghindari antrian. Anda bisa memilih menggunakan feri, zipline, atau shuttle bus. Jika zipline menjadi pilihan Anda, pertimbangkan waktu briefing dan antrian yang bisa sekitar 15 hingga 30 menit. Begitu sampai di sana, Anda sebaiknya langsung berfoto di jalan dengan latar pohon metasequoia dan gingko seperti di Winter Sonata. Setelahnya, Anda bisa berjalan santai menikmati pemandangan sekitar.

Siang (11.00 sampai 13.00)

Nami Island menawarkan pengalaman makan siang yang spesial. Anda bisa menikmati hidangan di kafe atau restoran di sini. Carilah tempat duduk yang menghadap ke sungai agar momen makan terasa lebih nikmat. Jangan lupa untuk mencicipi street food khas Korea di sini, ya. Siang hari juga waktu yang tepat untuk menjelajahi seluruh pulau. Sebaiknya Anda menyewa sepeda agar hanya butuh satu jam saja untuk mengelilingi destinasi ini.

Sore (13.00 hingga 16.00)

Sore di Nami Island adalah waktu sempurna untuk menyelami sisi seni dan hiburan di sini. Pengelola setempat telah menyedia dua pilihan atraksi, yang kesemuanya bisa dinikmati bersama keluarga, sendirian, atau teman. Berikut detailnya:

  • Seni dan kreatif: Patung, galeri foto, ruang seni musiman, Nami Island Story Hall.
  • Mini zoo: Kelinci, burung unta, rusa, burung merak, tupai, kalkun, dan lainnya.

Sore hingga petang (16.00 sampai 17.30)

Akhiri sehari di Nami Island dengan berjalan santai sambil membeli oleh-oleh. Ada berbagai toko yang menjual souvenir, camilan, hingga merchandise Winter Sonata. Pilih yang ingin Anda bawa pulang untuk teman atau saudara tersayang di Indonesia. Setelah selesai, tinggal kembali ke dermaga untuk menunggu feria tau zipline sesuai jadwal.

Atraksi festival musiman di pulau Nami

Tujuan wisata ini tidak pernah sepi turis sepanjang tahun. Salah satu strategi promosi pemerintah lokal adalah dengan mengadakan berbagai jenis festival menyesuaikan dengan musimnya. Jika Anda ingin menikmati sisi spesial pulau ini, datanglah ketika ada jadwal festival yang memang membuat Anda penasaran. Sesuaikan dengan waktu liburan yang tersedia dan tentunya anggaran.

Menariknya, pengelola setempat menggelar acara yang khas setiap musimnya. Sebagai contoh, untuk musim dingin, Nami Island mengadakan kegiatan seluncur salju mini. Tidak mengherankan setiap musim menghadirkan visual yang cantik dan unik agar turis mendapatkan pengalaman yang berbeda-beda. Simak atraksi per musim di bawah ini!

Festival musim semi (Maret hingga Mei)

Musim semi identik dengan bunga yang bermekaran, khususnya bunga Sakura dan tulip. Agar semakin semarak, Anda bisa menikmati pertunjukan musik akustik. Indahnya bunga di sini menjadikan visual ceria dan hidup di seluruh pulau. Jika ada waktu, Anda bisa mengikuti workshop merangkai bunga untuk memaksimalkan pengalaman liburan.

Festival musim panas (Juni – Agustus)

Ketika musim panas, Nami Island menjadi lokasi liburan keluarga ideal untuk melepas penat dan stres. Anda bisa bersepeda, menyewa perahu untuk tur pulau, hingga piknik bersama anggota keluarga. Suasana di sini terhitung sejuk sehingga rasa lelah bisa segera mereda begitu melihat hijaunya pepohonan dan aliran sungai yang bening dan tenang.

Festival musim gugur (September – November)

Inilah musim yang dianggap paling indah di pulau Nami. Sepanjang musim ini, daun berwarna-warni, memberikan visual yang semarak bagi keseluruhan pulau. Anda bisa melihat daun kuning, merah, oranye, menutupi jalan setapak dan hutan di sini. Suasananya menjadi sangat romantis sehingga cocok untuk liburan bersama pasangan. Anda bisa bergabung ke kegiatan fotografi, workshop seni, hingga tur tematik “Autumn Walk” agar liburan penuh cerita seru.

Festival Musim Dingin (Desember hingga Februari)

Udara dingin dan salju menampakkan sisi magis Nami Island. Memilih berlibur saat musim ini memberikan pengalaman liburan yang unik sebab Anda akan melihat banyak pahatan es di seluruh pulau. Lampu cantik, patung es, dan salju memberikan white romantic vibes. Alunan instrumen musik dan melodi indah memberikan kehangatan tersendiri di pulau ini.

Napak tilas Winter Sonata

Selain festival sesuai musim di atas, Anda bisa mengambil tur tematik. Tentunya yang paling populer adalah Festival Winter Sonata. Biasanya, acara ini berlangsung selama Januari atau ketika musim dingin. Ini menyesuaikan dengan momen adegan di dalam drama tersebut yang berlatarkan salju indah. Pengelola masih merawat spot yang menjadi titik syuting serial ini.

Yang pasti, Anda harus berfoto dengan latar patung tokoh utama drama ini. Spot Nami Island ini menjadi favorit banyak wisatawan sehingga mungkin Anda harus mengantri untuk mendapatkan hasil jepretan maksimal. Selain itu, Anda bisa:

  1. Menikmati sajian musim bertemakan drama Winter Sonata.
  2. Melihat pameran foto dan memorabilia drama ini.
  3. Berfoto ria di spot ikonik dari serial ini sekaligus meresapi adegan romantisnya.

Tips memaksimalkan liburan di Nami Island saat peak season

Anda mengincar berlibur saat musim gugur untuk latar foto yang Instagrammable? Jika iya, Anda adalah satu dari sekian banyak turis dengan keinginan yang sama. Tidak mengherankan musim gugur menjadi puncak wisata di pulau ini. Pemandangan daun yang beraneka warna terang menawarkan keindahan alam khas di sini.

Musim ramai lainnya adalah saat musim semi di mana banyak yang ingin menyaksikan bunga Sakura bermekaran dan tulip merekah cantik. Lalu bagaimana agar tetap bisa menikmati liburan di tengah padatnya pelancong? Simak tips berikut ini!

  • Tibalah lebih awal di Nami Island, sekitar 8:30 hingga 9 pagi waktu setempat.
  • Jika memilih zipline, ambil jadwal pagi untuk menghindari antrian panjang.
  • Buat rute cerdas, yang dimulai dari jalan pohon metasequoia atau patung Winter Sonata terlebih dahulu. Berikutnya, Anda bisa berjalan-jalan di area yang kurang populer, seperti sudut hutannya.
  • Pilih angle berbeda agar Anda bisa mengambil gambar di spot yang tidak terlalu ramai. Contohnya adalah dekat pohon besar atau dari atas jembatan.
  • Sebaiknya menyewa sepeda atau mengikuti workshop saat pagi atau sore hari agar tidak terlalu ramai.

Rasakan pengalaman liburan menyenangkan di Nami Island bersama Sentosa Tour!

Berlibur ke Korea Selatan memang terasa kurang lengkap tanpa mampir ke pulau Nami. Destinasi ini layak dikunjungi bagi siapa pun, termasuk yang belum pernah menonton Winter Sonata sekali pun. Keindahan alam yang berbeda-beda di setiap musim adalah pesona khas yang layak menjadikan pulau ini wajib untuk dinikmati sekali seumur hidup.Sentosa Tour siap mewujudkan liburan impian Anda ke Nami Island. Kami adalah agen perjalanan dan liburan yang sudah memberangkatkan banyak klien ke berbagai tujuan di banyak negara. Kami telah berpengalaman menangani banyak tipe klien, mulai dari solo dan grup. Bersama kami, Anda tidak perlu repot mengurus visa, memesan tiket pesawat, hingga mencari lokasi makan yang enak. Tim kami akan dengan senang hati siap membantu. Jadi, tunggu apalagi? Chat kami sekarang juga!

Login