Bangkok mempunyai sejuta pesona yang tidak akan pernah habis untuk digali. Salah satunya adalah sisi budaya dan spiritual yang melekat dalam keseharian warga Thailand. Contoh destinasi yang tepat menggambarkan aspek tersebut adalah Wat Pho. Lokasinya berada di distrik Phra Nakhon, pulau Rattanakosin. Tempat ini merupakan kompleks candi Buddha yang sudah ada sejak abad ke-16.
Candi ini menjadi saksi sejarah perkembangan Thailand mulai dari masa Kerajaan Ayutthaya atau sebelum Bangkok menjadi ibukota. Akan tetapi, wujud Wat Pho yang ada saat ini baru mulai dikembangkan kembali pada 1778. Pada masa itu, Bangkok belum lama diresmikan menjadi ibukota. Melalui renovasi besar-besaran, keberadaan candi ini begitu sakral dan penting tidak hanya untuk pusat belajar keagamaan tetapi juga sebagai ikon pariwisata.
Anda tidak harus menjadi penyuka sejarah untuk mampir ke sini. Melihat wujud patung Buddha raksasa yang sedang berbaring pastilah memantik rasa ingin tahu di balik konsep tersebut. Belum lagi arsitektur yang khas berupa stupa dan mural warna-warni yang sayang untuk dilewatkan. Yuk, baca selengkapnya panduan berlibur ke destinasi ini di paragraf selanjutnya!
Wat Pho itu apa?
Wat Pho adalah salah satu kompleks kuil Buddha terbesar sekaligus tertua di Bangkok. Nama tersebut merupakan bentuk penyederhanaan dari Wat Phra Chetuphon Wimon Mangkhalaram Ratchaworamahawihan. Untuk mempermudah pengucapan oleh publik, namanya kemudian disingkat seperti saat ini. Kata “Wat” sendiri dalam Bahasa Thailand berarti “kuil atau wihara”. Sedangkan kata “Pho” merujuk pada “pohon Bodhi” sebagai lokasi Buddha memperoleh pencerahan.
Apabila digabung maka kuil ini berarti wihara pohon Bodhi. Bagi penganut agama Buddha, mereka bisa memperoleh pencerahan spiritual seperti yang diajarkan oleh sang Buddha dengan beribadah di sini. Hingga sekarang, kuil ini masih aktif sebagai pusat kegiatan keagamaan sehari-hari. Penganut agama Buddha menjalankan meditasi, berdoa, hingga festival keagamaan di lokasi ini.
Panduan membeli tiket masuk ke kompleks kuil
Layaknya destinasi wisata pada umumnya, Anda harus membayar tiket masuk ke kompleks kuil ini. Harganya relatif terjangkau, yakni sekitar 200 Baht untuk turis asing. Jika dikonversikan ke Rupiah, kisarannya sekitar Rp90 hingga Rp95 ribu per orang. Selain memperoleh tiket, Anda biasanya akan memperoleh sebotol air mineral gratis.
Loket mulai melayani pembelian sejak pukul 8 pagi waktu setempat. Pihak pengelola akan menutup jam kunjungan pada pukul 18.30. Untuk menghindari antrian panjang, sebaiknya Anda datang saat pagi hari, yakni antara jam 8 hingga 10 pagi. Berikut tips lainnya yang perlu diketahui:
- Anda bisa membeli tiket masuk ke Wat Pho di tempat loket resminya berada di pintu masuk kompleks kuil.
- Gunakan uang tunai yang pas sebab terkadang loket tidak selalu menyediakan kembalian untuk uang dalam nominal besar.
- Bisa pula membeli tiket secara online yang biasanya sudah menjadi bagian paket wisata dari agen perjalanan. Jika membeli secara mandiri, pastikan legalitas penyedia layanan pembelian ini.
- Agar lebih murah, Anda bisa membeli paket yang mencakup kunjungan ke kuil Wat Arun atau tur lengkap Bangkok.
Apa yang menarik dari Wat Pho?
Kompleks kuil ini menarik sebab mempunyai nilai sejarah, budaya, seni, spiritualitas, dan arsitektur yang unik. Kombinasi lengkap ini rasanya sulit dijumpai di destinasi lain di seluruh Bangkok. Sebagai wisatawan, tentunya Anda akan puas sebab mempunyai banyak pilihan aktivitas di sini. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, destinasi ini tidak eksklusif bagi pencinta sejarah atau yang kebetulan pengikut ajaran Buddha.
Dengan kata lain, Anda bisa memilih berjalan santai sambil meresapi keindahan bangunan jika memilih untuk berwisata dengan santai. Bahkan Anda bisa ikut berdoa atau bermeditasi untuk memperoleh ketenangan di sini. Tentunya, jika Anda penyuka sejarah dan budaya, menjelajahi setiap stupa di Wat Pho akan menambah wawasan selama liburan. Yuk, simak rincian setiap sisi atraktif di bawah ini!
Patung Buddha Tidur
Yang utama adalah patung ikonik berupa Buddha yang sedang tidur seperti yang sudah disinggung di atas. Pose ini melambangkan momen saat Buddha mencapai nirwana. Bagi turis dan biksu, patung ini menginspirasi mereka untuk mengingat kematian, ketenangan batin, dan penerimaan dalam hidup. Selain makna tersebut, patung ini juga indah sebab berbalut emas dan berukuran raksasa, yakni mempunyai panjang sekitar 46 meter.
Arsitektur Wat Pho yang sangat cantik
Kawasan kuil ini tidak hanya sarat nilai spiritual tetapi juga mengandung nilai seni tinggi. Anda dapat merasakan hal tersebut dengan melihat keseluruhan desain bangunan. Salah satu buktinya adalah lebih dari seribu patung Buddha di sini yang penuh aneka warna. Selain itu, dinding kuil penuh dengan mural yang menggambarkan ajaran Buddha dan moral kemanusiaan. Goresan seni tradisional setempat pun bisa dengan mudah Anda saksikan dari setiap sudut kuil. Dengan kata lain, kompleks ini merupakan bukti mahakarya seni lokal berpadu dengan spiritualisme.
Sekolah pijat tradisional Wat Pho
Banyak wisatawan yang datang ke sini khusus untuk mempelajari teknik pemijatan tradisional Thailand. Lokasi sekolah tidak jauh dari bagian patung Buddha berbaring tadi. Selain belajar pijat, ada turis yang ingin mempelajari teknik pengobatan leluhur lokal. Di sini, mereka bisa melihat cara nenek moyang Thailand memanfaatkan bahan-bahan alami dan teknik penyembuhan penyakit yang sudah populer sejak abad ke-19.
Empat chedi raja
Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Wat Pho tanpa mampir ke empat chedi atau pagoda yang melambangkan raja-raja di Thailand. Setiap pagoda didekorasi begitu indah dengan mosaik porselen berwarna-warni. Inilah ke-4 raja dari Dinasti Chakri yang dimaksud:
1. Hijau: Pagoda ini bernama Phra Maha Chedi Sri Sanpetdayarn untuk menghormati Raja Rama I.
2. Putih: Nama lengkapnya adalah Phra Maha Chedi Dilok Dhammakaroknitarn yang didedikasikan untuk Raja Rama II.
3. Kuning: Pagoda ini bernama lengkap Phra Maha Chedi Muni Batborikharn yang menyimbolkan Raja Rama III.
4. Biru gelap: Chedi ini melambangkan Raja Rama IV sekaligus sebagai penutup atas semua pagoda ini.
Pengalaman budaya unik dalam Festival Songkran
Selain empat bagian indah di atas, Wat Pho mempunyai upacara khas yang kini menjadi daya tarik wisata tersendiri. Pelaksanaannya biasanya berlangsung pada 13 dan 14 April setiap tahun. Anda dapat sengaja ke sana pada tanggal tersebut untuk menikmati sisi budaya dan spiritual yang khas di Bangkok. Pada dasarnya, festival ini berisikan ritual memandikan patung Buddha.
Peserta akan memakai air harum untuk menyucikan seluruh patung. Tidak lupa mereka akan menghormati para biksu sebelum ikut bagian dalam perang air kota setelahnya. Jika tertarik mengikuti festival ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal penting sebagai berikut:
- Datanglah ke Wat Pho saat pagi hari jika ingin menyaksikan ritual pemandian patung.
- Pakailah busana yang cepat kering apabila ikut serta dalam perang air.
- Jangan lupa lindungi ponsel atau barang elektronik lainnya memakai pelindung air yang khusus.
- Agar tidak terkena macet, pilihlah kereta BTS/MRT.
Adakah aturan khusus terkait pakaian di Wat Pho?
Ya, terdapat beberapa aturan berbusana di kawasan ini sebab masih menjadi pusat keagamaan yang aktif. Sebagai turis, Anda harus menghormati aturan dari pihak pengelola demi kenyamanan pengalaman liburan Anda. Kesopanan menjadi nilai positif yang begitu dijunjung tinggi di sini. Pada intinya, setiap wisatawan, baik pria dan wanita, tidak diperkenankan memakai busana yang terlalu terbuka.
Sebagai contoh, pakaian harus menutupi bahu dan lutut. Anda tidak boleh mengenakan kaos tanpa lengan, tank top, atau celana atau rok pendek. Contoh busana seperti tersebut bisa dianggap kurang menghormati nilai spiritualisme, kesopanan, dan budaya lokal. Berikut kebijakan terkait busana yang harus Anda ketahui:
1. Lebih baik Anda menghindari busana yang transparan atau terlalu ketat di kawasan Wat Pho.
2. Wajib melepas sandal atau sepatu untuk memasuki area tertentu, seperti patung Buddha berbaring.
3. Jika memakai topi, jangan lupa untuk melepasnya saat masuk ke area ibadah.
4. Silakan meminta selendang atau kain penutup ke pihak pengelola jika busana Anda dinilai terbuka.
5. Cuaca di lokasi bisa sangat panas. Karenanya, bawalah pakaian cadangan sebagai pengganti jika dibutuhkan.
Aturan foto di kawasan kuil yang wajib ditaati
Tidak bisa dipungkiri kawasan ini begitu fotogenik. Setiap sudutnya menawarkan keindahan otentik sekaligus kaya makna. Sayang jika Anda tidak mengabadikan momen di destinasi penuh nilai seperti di kuil ini. Banyak turis yang bereksperimen dengan smartphone atau kamera mereka dengan swafoto atau foto bersama keluarga. Secara umum, pengunjung bisa bebas mengambil gambar untuk sebagian besar area luar dan kompleks utama kuil.
Akan tetapi, sekali lagi, mengingat destinasi ini adalah lokasi ibadah aktif, Anda harus memperhatikan beberapa aturan. Dalam hal ini, prioritaskan kenyamanan para biksu dan pengunjung lainnya di atas keinginan Anda untuk berfoto sesuka hati. Cek kebijakan foto berikut ini:
- Perhatikan area tertentu yang tidak boleh dijepret saat berlangsungnya ritual aktif di Wat Pho.
- Matikan flash untuk mengambil foto di dalam ruangan sebab bisa merusak mural atau patung Buddha.
- Mintalah izin terlebih dahulu jika ingin memfoto biksu atau orang yang sedang beribadah.
- Perhatikan pose saat di depan patung Buddha. Duduk dengan arah kaki mengarah ke Buddha tidak disarankan.
Contoh itinerary mengeksplorasi Wat Pho
Tidak perlu waktu lama untuk menjelajahi seluruh area kuil ini. Durasi dua hingga tiga jam sudah cukup bagi wisatawan untuk menikmati keindahan bangunan, mempelajari sejarah, hingga berbelanja oleh-oleh. Sebelum tiba di sini, disarankan untuk mengenakan sepatu atau sandal yang mudah dilepas. Ini dikarenakan ada kemungkinan Anda akan mencopot alas kaki untuk memasuki area tertentu.
Usahakan datang pada pagi hari untuk menghindari keramaian serta cuaca yang terik. Selain itu, pasanglah mode silent pada kamera atau smartphone Anda supaya tidak mengganggu kegiatan peribadatan yang sedang berlangsung. Yuk cek seluruh kegiatan sebagai inspirasi itinerary Anda di bawah ini!
08:00 – 08:15
Pertama, Anda perlu membeli tiket masuk ke Wat Pho secara offline. Atau jika sudah membeli secara daring, cukup tunjukkan buktinya ke petugas. Jangan lupa untuk mengambil peta kompleks kuil untuk memudahkan eksplorasi setiap bagian. Atau Anda bisa mengikuti arah yang banyak terpampang secara jelas di seluruh kawasan ini.
08:15 – 09:15
Mulailah dengan ikon utama di destinasi ini, yakni patung Buddha yang sedang berbaring. Jangan lupa untuk mengamati detail kaki yang dihiasi dengan inlay mutiara serta ekspresi Buddha yang begitu damai. Berikutnya, mampirlah ke empat chedi raja, yang kental dengan sejarah Raja Rama I hingga IV. Abadikan momen indah dengan berfoto berlatarkan stupa warna-warni di sini.
09:15 – 09:45
Lengkapi liburan berkesan di Wat Pho dengan mencoba sesi pijat singkat berdurasi 30 hingga 45 menit saja. Atau, Anda bisa melihat demo pijat tradisional untuk mengetahui secara ringkas keunggulan metode kesehatan ini. Apabila tertarik, Anda bisa belajar langsung teknik pemijatan secara langsung dari gurunya di sini. Ini akan memberikan pengalaman liburan budaya yang tidak terlupakan.
09:45 – 10:15
Lanjutkan penjelajahan Anda ke ratusan patung Buddha yang tidak kalah menariknya dengan patung Buddha berbaring di atas. Sempatkan waktu untuk mengamati dan merefleksikan cerita di balik mural dinding di wihara ini. Ambil jeda beberapa saat untuk bermeditasi singkat untuk memperoleh ketenangan di tengah hiruk pikuk pengunjung dan teriknya cuaca di kawasan ini.
10:15 – 10:30
Terakhir dalam wisata ke Wat Pho adalah berbelanja suvenir khas lokal. Anda bisa mampir di kios oleh-oleh yang terdapat di dekat pintu keluar. Beberapa contoh produk yang bisa dibeli adalah miniatur patung Buddha, minyak pijat, dan berbagai cinderamata khas Thailand lainnya. Sembari menunggu teman lainnya, Anda bisa beristirahat sebentar sambil menikmati minuman atau makanan sebelum akhirnya meninggalkan destinasi ini.
Jelajahi Thailand sepuasnya bersama Sentosa Tour!
Setelah membaca informasi lengkap di atas, apakah Anda mulai tertarik untuk berlibur ke Thailand, khususnya Wat Pho? Negeri Gajah Putih ini memang menjadi salah satu negara tujuan berlibur favorit bagi turis Indonesia. Kesamaan budaya dan durasi perjalanan yang singkat membuat turis lokal ingin berlibur ke negara tetangga ini. Kami dari Sentosa Tour siap mendampingi dan memudahkan Anda menikmati Thailand.
Kami adalah agen perjalanan wisata yang sudah berpengalaman membantu banyak sekali klien berlibur untuk tujuan dalam dan luar negeri. Untuk Thailand, kami telah menyiapkan beberapa paket khusus, seperti Bangkok dan Pattaya. Silakan menghubungi kami untuk langsung memesan tempat atau bertanya lebih lanjut melalui kontak WhatsApp di website ini. Kami tunggu ya!
