Deretan destinasi impian di Hanoi untuk liburan seru tahun ini

Sebelum 1997, Vietnam masih identik sebagai negara komunis yang menutup diri terhadap turis asing, khususnya dari AS. Pemerintah setempat sangat memperketat izin visa, termasuk untuk tamu asing yang ingin mengunjungi Hanoi, ibukota negara tersebut. Jika ada yang diperbolehkan masuk, gerak-gerik mereka diawasi dan tidak boleh mengunjungi area terlarang. Bisa disimpulkan sektor pariwisata di sana sangat […]

Hanoi

Sebelum 1997, Vietnam masih identik sebagai negara komunis yang menutup diri terhadap turis asing, khususnya dari AS. Pemerintah setempat sangat memperketat izin visa, termasuk untuk tamu asing yang ingin mengunjungi Hanoi, ibukota negara tersebut. Jika ada yang diperbolehkan masuk, gerak-gerik mereka diawasi dan tidak boleh mengunjungi area terlarang. Bisa disimpulkan sektor pariwisata di sana sangat sepi.

Tetapi setelah 1997, pariwisata di sana melonjak drastis. Pelancong dari berbagai negara tertarik berlibur ke Vietnam, termasuk Hanoi. Lonjakan jumlah turis itu seiring dengan lebih bebasnya kebijakan pariwisata, seperti pengurusan visa. Setelah wabah COVID-19 pun, kondisi pariwisata di sana tetap positif, bahkan semakin ramai.

Sepanjang 2025, misalnya, lebih dari 19,1 juta orang mengunjungi Vietnam. Secara tahunan, tren kunjungan turis meningkat lebih dari 20% secara tahunan. Biaya yang terjangkau dan promosi agresif menjadi dua faktor yang membuat Vietnam menjadi primadona baru di Asia Tenggara. Artikel ini akan mengajak Anda mengenal ibukota Vietnam lebih jauh. Temukan destinasi menarik di sana dan tips memaksimalkan liburan. Yuk, baca hingga tuntas!

Apa yang terkenal dari Hanoi?

Hanoi terkenal karena sejarah, budaya, dan kuliner yang tiada duanya. Umur kota ini sangatlah tua, sudah sekitar 1000 tahun, lebih tua dari rata-rata ibukota lain di Asia Tenggara. Dahulunya, kota ini bernama Thăng Long, yang menjadi ibukota sejak 1010. Vietnam pernah berada dalam kekuasaan Tiongkok hampir 1000 tahun. Pernah pula negara ini dijajah oleh Prancis mulai 1858 hingga 1954.  

Berada di kota ini akan memperlihatkan kepada Anda sisi sejarah kuno dan modern yang masih hidup sampai sekarang. Bukan hanya bangunan tua semata, Anda akan melihat warga kota ini masih melestarikan ritual dan tradisi masa lampau. Berikut contoh ritual budaya kecil yang masih sering ditemui di Hanoi:

  • Sembahyang leluhur: Dilakukan pada hari biasa, tanggal tertentu kalender lunar, saat kematian, pernikahan, dan kelahiran.
  • Berdoa ke Temple of Literature: Biasanya orang tua dan siswa ke sini untuk memohon kelancaran saat ujian sekolah.
  • Memasang altar kecil dan dupa di pagi hari: Bertujuan untuk meminta kelancaran usaha dan menghormati roh penjaga rumah atau toko.

Destinasi yang wajib dikunjungi di Hanoi

Banyak wisatawan yang tertarik ke kota ini sebab ingin melihat sisi otentiknya. Tidak bisa dipungkiri pengaruh asing sebelumnya masih kental terasa di sini. Tetapi, uniknya, warga setempat secara turun temurun tetap menjaga identitas aslinya. Mereka tetap menjaga warisan masa lalu, seperti bangunan dan ritual. Di lain pihak, mereka tetap menghidupkan cara hidup dan budaya lokal hingga sekarang.

Hanoi menawarkan wisata sejarah, budaya, kuliner, hingga alam yang khas. Memilih berlibur ke kota ini berarti Anda siap membuka diri berpetualang dengan gaya Vietnam. Artinya, siapkan kaki menjelajahi lorong sempit di sana, berbaur dengan penduduk lokal, dan mencicipi ragam masakan khas setempat. Berikut daftar destinasinya!

Old Quarter

Old Quarter sudah eksis sejak 1010 M. Kawasan di Hanoi ini menarik bukan karena rapi dan modern melainkan padat dan kaya cerita. Di sini, Anda masih bisa melihat model kota kuno yang masih dipakai. Contohnya adalah banyaknya gang sempit dengan berbagai pedagang. Tata kota inilah yang membuat interaksi manusia terus ramai dari masa ke masa.

Mausoleum Ho Chi Minh

Jika Anda mempunyai minat khusus terhadap sejarah, destinasi ini wajib hukumnya. Ini adalah lokasi persemayaman Ho Chi Minh, pemimpin revolusi Vietnam. Letak bangunan ini berada di alun-alun Ba Đình, di pusat ibu kota Vietnam. Selesai pada 1975, arsitektur bangunan memadukan elemen Vietnam modern dan Soviet. Anda bisa menangkap hasil perpaduan arsitektur tersebut melalui kesan simetris, tegas dan monumental dari gedung ini.

Temple of Literature atau Universitas Kekaisaran

Kaisar Ly Thanh Tong mendirikan bangunan ini dengan tujuan awal untuk menghormati filsuf Konfusius pada 1070. Pada 1076, kuil ini menjadi universitas kekaisaran pertama bernama Quốc Tử Giám. Antara abad ke-15 hingga 18, banyak ujian kekaisaran berlangsung di sini. Sekarang, ia bukan lagi sebagai sekolah aktif melainkan menjadi museum dan tempat wisata. Jika tertarik, silahkan melipir ke Distrik Đống Đa, Hanoi, tempat universitas ini berdiri kokoh hingga sekarang.

Bangunan peninggalan Prancis

Lanjutkan tur sejarah Anda dengan menelisik jejak kolonial Prancis. Setidaknya ada 15 bangunan yang dibangun oleh pemerintah Prancis saat menjajah Vietnam. Yuk, cek beberapa contohnya di Hanoi berikut ini:

  1. Istana Kepresidenan
  2. Gedung Opera Hanoi
  3. Gedung Balai Kota
  4.  Kantor Pos Pusat
  5.  Museum Sejarah Nasional Vietnam
  6.  Bank Negara Vietnam
  7. Penjara Hoa Lo
  8. Rumah-rumah tua di Old Quarter dan French Quarter

Kuliner asli Hanoi

Kota ini adalah surganya menikmati makanan khas lokal dengan suasana berbeda tergantung dimana Anda makan. Usai lelah berkeliling ke lokasi bersejarah, Anda bisa mengisi perut di lokasi seperti:

  • Old Quarter (36 Streets): Makanan yang terkenal mencakup Phở (semacam sup mie), bún chả (mie beras dengan daging panggang dan kuah cuka manis) dan egg coffee.
  • Area Pasar Dong Xuan: Makanan pinggir jalan tradisional, kudapan, mie, dan aneka kue.
  • West Lake (Tây H): Seafood segar, restoran berbintang, fusion cuisine Vietnam.

West Lake

Ingin “mencicipi” sisi romantis dan santai Hanoi? Danau ini jawabannya! Terletak di distrik Tay Ho, destinasi ini menjadi spot favorit untuk menikmati sunset, berjalan santai, bersepeda, dan mengelilingi danau dengan menyewa kapal. Berada di sini memberikan ketenangan seketika dengan pemandangan hijau yang mengelilingi area danau. Berbagai kafe, restoran, villa hingga bangunan bersejarah juga berada di sekitarnya.

Pagoda Tran Quoc

Masih di sekeliling West Lake, Anda dapat singgah ke Pagoda Tran Quoc. Arsitektur bersejarah ini dibangun pada abad ke-6, menjadikannya sebagai pagoda tertua di kota ini. Terdapat 11 lantai dalam pagoda ini. Selain aspek spiritual, pagoda ini menarik sebab menawarkan ketenangan sebab berada di dekat danau dengan taman hijau dan kolam ikan koi.

Taman Botani

Taman ini adalah jantung kota Hanoi. Oasis hijau ini merupakan peninggalan Prancis yang dibangun pada 1890. Luasnya sekitar 10 hektar yang tidak hanya berisikan tumbuhan endemik dan impor tetapi juga danau indah, bernama Hồ Vị Danh. Di sela liburan Anda, mampirlah ke sini untuk berpiknik, berburu foto cantik, atau sekadar berjalan-jalan mengelilingi taman.

Danau Hoan Kiem

Danau ini kental dengan sejarah, legenda, dan tentunya pesona alamnya. Lokasinya berada di pusat ibu kota Vietnam, dekat Old Quarter. Menurut legenda, Kaisar Ly Thai To pernah mendapat hadiah berupa pedang Ajaib oleh seekor kura-kura emas raksasa yang hidup di danau ini agar bisa mengalahkan Dinasti Ming. Setelah misi berhasil, Ly Thai To mengembalikan pedang itu ke kura-kura tadi yang kemudian menyerahkannya para dewa.

Kuil Ngoc Son

Kuil ini berada di sisi utara Danau Hoan Kiem. Anda tinggal berjalan kaki melewati jembatan kayu merah Huc yang menghubungkan danau dengan kuil ini. Struktur kuil ini sangatlah kental dengan sentuhan arsitektur klasik Vietnam. Dibangun pada abad ke-18, kuil ini didedikasikan untuk menghormati beberapa tokoh penting, seperti Konfusius dan Văn Xương sebagai dewa sastra dan pendidikan.

Apakah aman berjalan di kota Hanoi saat malam hari?

Ya, kota ini secara umum aman untuk dijelajahi saat malam hari. Kawasan wisata, seperti Old Quarter dan French Quarter tergolong kondusif. Polisi dan petugas keamanan sigap menjaga kawasan ini sehingga wisatawan tidak perlu khawatir menjadi target kejahatan, seperti pembunuhan atau perampokan. Tetapi, tentu saja Anda harus tetap menjaga barang pribadi sendiri untuk tidak memancing pencopet.

Simpanlah benda penting dan uang di tas di depan badan atau di dalam dompet lalu masukkan ke dalam kantong. Biasanya pencopet “beraksi” di area ramai dan pasar malam, termasuk Old Quarter. Berikut tips keamanan lainnya:

  1. Waspadailah saat menyeberang jalan sebab banyak motor bergerak saat malam hari, bahkan ada yang melewati trotoar Hanoi.
  2. Hindari gang kecil atau jalan sepi, apalagi tanpa penerangan.
  3. Lebih direkomendasikan berjalan di area ramai dan jalan besar.
  4. Utamakan kebersihan saat memilih street food dan carilah kios atau gerobak pedagang yang ramai pengunjung.

Rekomendasi waktu liburan ideal ke kota ini

Anda perlu memperhatikan kondisi musim sebelum memutuskan berlibur ke kota tersebut. Secara umum, pengalaman wisata akan optimal saat cuaca setempat sejuk dan cerah. Anda pun akan nyaman untuk berjalan kaki mengelilingi destinasi liburan atau menikmati makanan dan minuman enak di sana. Dengan kata lain, Anda bisa melakukan aktivitas di luar ruangan.

Ambil contoh, Anda bisa berkeliling menggunakan kapal di West Lake. Di Old Quarter pun, Anda bisa leluasa membeli jajanan dari pedagang tanpa perlu membawa payung untuk mengantisipasi hujan yang bisa datang secara tiba-tiba. Simak selengkapnya di sini!

Musim semi

Berkunjung antara Maret hingga April akan memberikan pengalaman terbaik. Selama musim semi ini, udara relatif nyaman, berkisar antara 20 dan 25°C. Sehari-hari, cuaca relatif kering dan langit pun cerah. Taman atau danau di Hanoi sangat pas untuk dikunjungi. Anda bisa melihat bunga yang mulai bermekaran sehingga indah untuk menjadi target bidikan kamera.

Musim gugur

Memilih waktu antara September dan November juga merupakan pilihan yang pas. Selama musim gugur ini, suhu sehari-hari tidak terlalu panas, antara 22 dan 28°C. Sepanjang hari di Hanoi, udara rerata sejuk dan kering. Langit biru cerah memberikan waktu maksimal untuk berjalan-jalan, mencoba aneka kuliner tradisional, hingga bersantai di danau di dalam kota.

Apakah orang-orang di Hanoi bisa berbahasa Inggris?

Ya, Bahasa Inggris dipakai dan dipahami oleh warga kota ini dengan level yang berbeda-beda. Mereka yang bergerak di sektor pariwisata dan bisnis pada umumnya memahami dan menggunakan bahasa ini sehari-hari. Contohnya adalah tour guide, staf di restoran hotel, hingga agen perjalanan. Selain itu, banyak anak muda Hanoi yang memahami dan mempraktekkannya.

Biasanya, mereka belajar di sekolah atau universitas. Bahasa nasionalnya sendiri adalah bahasa Vietnam. Golongan tua atau mereka yang berada di luar area wisata terhitung jarang berbicara dengan bahasa Inggris. Jika Anda berbelanja di pasar tradisional, bersiaplah memakai angka atau bahasa tubuh untuk bertransaksi dengan pedagang. Berikut tips yang bisa dicoba nanti terkait komunikasi di Hanoi:

  • Gunakan aplikasi penerjemah, khususnya saat berada di pasar atau lokasi jajanan pinggir jalan.
  • Tunjuk harga atau menu jika ingin berbelanja di warung penduduk.
  • Hafalkan kata-kata dasar dalam bahasa Vietnam, seperti untuk kata “halo”, “permisi”, dan “terima kasih”.

Dokumen yang harus dipersiapkan untuk masuk ke Vietnam

Seperti halnya bepergian ke negara lain, Anda perlu membawa paspor dan mengurus visa. Untuk paspor, pastikan masa berlakunya minimal enam bulan dari tanggal keberangkatan ke Hanoi. Sedangkan untuk visa, Anda bisa memilih Visa on Arrival (VOA), e-visa,  atau visa di kedutaan atau konsulat. Jika Anda pergi bersama agen tur, biaya biasanya sudah termasuk pengurusan visa.

Dengan demikian, Anda tidak perlu mengurusnya sendiri. Jika mengurus secara mandiri, Anda dapat memilih jenis Visa on Arrival apabila akan masuk melalui bandara internasional seperti di ibukota Vietnam, Da Nang, dan Ho Chi Minh. Tipe e-visa juga ideal untuk single entry melalui website pemerintah setempat. Selain salinan dokumen di atas, persiapkan pula:

  1. Fotokopi tiket pesawat pulang-pergi
  2. Salinan konfirmasi booking hotel
  3. Asuransi perjalanan
  4. Catatan vaksinasi dasar
  5.  Obat resep pribadi

Jelajahi Vietnam dengan aman dan nyaman bersama Sentosa Tour!

Siap berpetualang di Hanoi? Mana di antara destinasi di atas yang paling membuat Anda penasaran? Apa pun spot incaran Anda, Sentosa Tour siap menemani! Kami adalah agen perjalanan bersertifikasi global dengan segudang pengalaman menangani klien untuk berbagai rute. Bersama kami, Anda tidak perlu pusing mengurus visa dan dokumen lainnya sebab kami akan membantu seluruh urusan administrasi.

Kami juga akan memastikan transportasi dan akomodasi aman dan sesuai keinginan Anda. Selama berlibur, tur kami akan memberikan banyak informasi penting, yang mungkin tidak akan ditemukan di Internet. Jadi, tunggu apalagi? Segera booking kursi sebelum kehabisan! Atau, hubungi kami melalui WhatsApp untuk respons cepat!

Login